Rabu, 16 Juni 2010

Setan yang pemurah


Seorang nenek yang sangat taat pada agamanya setiap kali keluar pintu apartemennya selalu berdoa: "Terpujilah Tuhan yang Maha Pengasih dan Penyayang".

Seorang tetangganya yang atheis selalu pula membuka pintu apartemennya dan berkata keras: "Tuhan itu tidak ada!".

Nenek yang taat itu amat miskin sehingga tetangganya yang atheis itu ingin menggodanya. Dia membeli aneka jenis makanan, membungkusnya, dan meletakkannya di depan pintu apartemen nenek miskin tersebut. Esok paginya, ketika nenek tersebut membuka pintu untuk berdoa, ia menemukan bungkusan aneka makanan tersebut dan langsung berdoa: Terpujilah Tuhan yang Maha Pengasih dan Penyayang".

"Sayalah yang membeli makanan itu dan meletakkannya di depan pintumu, bukan Tuhan". Ketus si atheis itu dari pintu sebelah.

Nenek itu tetap berdoa dan berkata keras: "Terima kasih oh Tuhan, Engkau bukan saja telah memberikan makanan kepadaku tetapi juga menyuruh setan di sebelah itu untuk membayarnya".

Sumber: SUARA GURU NO. 1/2000

0 komentar: